SINEMATOGRAVI : CERITA DALAM VISUAL
19.24
Universitas Mercu Buana Jakarta,
mengadakan seminar sinematografi dengan judul “Cerita Dalam Visual” pada
tanggal 16 April 2017 yang lalu. Pada kesempatan kali ini, Universitas Mercu
Buana mengundang para ahli dalam bidangnya masing – masing. Diantaranya adalah Benny
Kadarhariarto & Jujur Prananto.
Benny
Kadarhariarto sendiri merupakan salah satu pendiri komunitas DSLR
Cinematography Indonesia yang merupakan
komunitas sinema terbesar di Indonesia, selain itu belau juga seorang director
of photography yang sangat berpengalaman.
Jujur
Prananto atau Mas Jujur merupakan seorang tokoh penulis script yang sudah
malang melintang di industry perfilman Indonesia. Beliau merupakan sosok
dibalik pembuatan scenario dalam film, ada beberapa film terbaik yang telah ia
tulis seperti AADC 1, Petualangan Sherina, Pendekar Tongkat Emas, dan masih
banyak lagi.
Seminar
kali ini, lebih banyak membahas mengenai tata cara pengambilan gambar dan angle yang pas demi terciptanya
harmonisasi antara script dan
visualisasi. Karna terbukti, pengambilan gambar dengan berbeda metode,
menghasilkan perbedaan penafsiran oleh penonton.
Jenis
kamera, dan kualitas kamera memang diperlukan untuk menndapatkan hasil yang
baik. Tapi seperti yang telah saya uraikan diatas, selain dari sarana, teknik
pengambilan gambar juga perlu diperhitungkan.
Dalam
seminar ini juga, dijelaskan prinsip dasar pengambilan sudut, cahaya, dan stabilizer untuk kamera. Dimana setelah
kita mengetahui prinsip dasar ini, ditemukan banyak benda – benda sederhana
yang memiliki cara kerja yang sama. Seperti alumunium
foil yang daoat digunakan sebagai pengganti reflektor misalnya.
Kesimpulan :
0 komentar